Santri Ne Kyai Fudz, Santri Interpreneur

Santri shalih dan shalihah mungkin sudah lumrah kita jumpai, pun sudah seyogyanya demikian, namun bagaimana jika seorang santri bertitel shalih shalihah sekaligus berjiwa interpreneur ? itulah cita-cita mulia dari seorang KH. Mahfud Syaubari MA pendiri sekaligus pimpinan PP. Riyadlul Jannah. Karena cita-cita inilah ” yaifud ” begitu sapaan akrab beliau menciptakan berbagai peluang usaha. Mulai dari sektor kecil yang dikelola dan dikonsumsi untuk pondok maupun sektor besar yang eksistensinya telah merambah hingga ke pasar nasional.   Satu dari beberapa usaha yang dimulai dari nol hingga menjadi famous di masyarakat, dari berbagai lampiran di atas diantaranya yaitu, usaha jahit menjahit. Kegiatan jahit menjahit sudah tak asing bagi santri PP.Riyadlul Jannah. Terdapat 2 tailor di pondok ini, 2 tailor ini dikelola oleh 2 orang yang berbeda dari keluarga besar Yaifud yang tak lain adalah istri dan anak-anak beliau  salah satunya adalah Hilwa colection, merek mukena yang diproduksi dan dipasarkan oleh Ibu Nyai Shofiyah. Usaha yang beliau ciptakan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pondok, mendidik dan melatih para santri. Dalam usahanya, tangan tangan para santri berperan dalam proses produksi hingga mampu menghasilkan 5-10 mukena perhari. Mukena-mukena yang dihasilkan kini tak hanya dikenakan para santri PP.Riyadlul Jannah, tetapi juga dipesan dan diminati oleh konsumen dari berbagai daerah.

   Merek lain yang menjadi kebanggaan PP. Riyadlul Jannah adalah MAURRA. Usaha bidang fashion dengan ciri khas black dress ini dikelola oleh “Duo Best Couple” nya Riyadlul Jannah. Ialah neng Aunun dan suaminya ( Gus Maimun ) dan neng Rima beserta suami ( Gus Rozy ) yang keduanya merupakan putri Yaifud. Usaha yang dikelola oleh duo best couple ini mampu mengantarkan MAURRA hingga ke pasar nasional. Dalam proses produksinya, MAURRA turut mengait sejumlah santri, untuk proses pemotongan dan penjahitan misalnya, kedua proses ini sepenuhnya berada di tangan santri. Sedangkan desain, pemasaran, dan pameran-pameran yang diselenggarakan menjadi hak pengelola. Hasil produksi MAURRA kini banyak diminati oleh seluruh lapisan masyrakat baik dari kalangan menengah ke bawah hingga kalangan menengah ke atas.   Dari kedua tailor ini Yaifud berharap dapat menjembatani para santri agar menjadi interpreneur sejati yang kelak mampu mendongkrak dan meningkatkan perekonomian bangsa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *